sukabuminews, CIANJUR-Demi mendongkrak agar anggaran sebesar Rp 7,5 Juta berhasil dicairkan, Kepala Desa Songgom Kabupaten Cianjur mengangkat bendahara PKK anaknya sendiri yang baru berumur 3 tahun.
Dudung Jatnika, Kepala Desa Songgom saat ditemui wartawan belumlama ini menyatakan pegangkatan itu dilakukan agar ia tak memalsukan tanda tangan orang lain saat menyusun Laporan Pertanggung jawaban Keuangan.
Dudung menambahkan pengangkatan Ratu Keisya, puterinya yang baru berumur 3 tahun memang disengaja.
Menurut Dudung, didesanya sangat sult mencari kaum ibu yang bersedia menjadi pengurus PKK. “Kaum perempuan didesa Songgom lebih memilih menjadi buruh pabrik dari pada menjadi pengurus PKK”, ujar Dudung.
Dudung Jatnika menyatakan sebagai Kepala Desa ia sama sekali tak bersalah. Ia menegaskan Ratu Keisya hanya digunakan namanya sebagai bendahara PKK selama satu semester. Tetapi, Dudung Jatnika sama sekali tak menyebutkan siapa yang membuat tanda tangan Ratu Keisya dalam Laporan Pertanggungjawaban Keuangan. Bukankah Ratu Keisya yang saat ini masih sekolah di PAUD belum bisa membuat tanda tangan ? (Red*)
Tags
regional